| Sumber: Tribun Timur, Makassar Rabu, 03-12-2003 |
| Mahasiswa Unhas Kembangkan Tanaman Organik |
![]() |
| Makassar, Tribun - Ironi zaman modern yakni makin banyak orang senang dengan serba cepat. Namun di sisi lain, makin sadar orang dengan lingkungan dan kesehatannya. |
| Yang suka serba cepat, misalnya, orang tidak lagi memperhatikan apakah yang mereka konsumsi aman bagi tubuh mereka. Padahal mereka tidak mengetahui, beberapa buah dan sayur yang kelihatan segar yang ternyata menggunakan pestisida sintetik yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Pestisida sintetik ini biasanya dipakai petani untuk mengilangkan hama penganggu perusak tanaman. Penggunaan pestisida sintetik dalam jangka waktu lama ternyata berpotensi memicu kanker dan beberapa penyakit lainnya. Oleh kerena itu sekelompok mahasiswa jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas, Fakultas Pertanian, Hasanuddin (Unhas), membentuk kelompok diskusi sekaligus mengelola kebun yang menghasilkan tanman organik yang bebas dari pestisida sintetik. Luas kebun tanaman organik ini mencapai 1 hektare yang terletak di belakang kampus Politeknik Negeri Ujung Pandang, Tamalanrea. Usai kuliah, para mhasiswa langsung ke kebun organik untuk mengecek tanaman mereka. Suasananya pun seperti berada di kebun yang ada di perkampungan karena dilengkapi rumah kebun. Dosen Pembimbing yang juga merupakan Kepala Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Prof Dr Sylvia Sjam MS, mengatakan, awalnya kebun tanamaan organik ini hanyalah merupakan lahan yang depenuhi rumput liar yang kemudian dikelola menjadi kebun oleh mahasiswa. "Lahan ini dijadikan mahasiswa sebagai tempat mengaplikasikan teori yang didapat di kelas kemudian dipraktikkan. Tenyata mereka suka, bahkan mereka mengatakan teori yang didapatkan itu jauh berbeda dengan yang ada di lapangan," ujarnya. Lanjut, Sylvia, di sini mahasiswa belajar cara membuat pupuk cair dan pestisida alami yang didapat langsung dari alam. Pupuk dan pestisida alami ini tidak berbahaya bagi tubuh. Saat ini sejumlah tanaman sayur sudah diproduksi, di antaranya bayam merah dan hijau, tomat, lombok, kacang panjang, dan labu. Tribun Timur, Selalu yang Pertama Ada peristiwa menarik? SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233 email: tribuntimurcom@yahoo.com Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266. Telepon: 0411 (8115555) (cr2) |
--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com
FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org
Usefull Links:
http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com




